Penyakit Asma Dan Cara Pengobatannya

7 Aug

Penyakit Asma Dan Cara Pengobatannya

Penyakit Asma Dan Cara Pengobatannya, Penyakit Asma merupakan jenis penyakit yang jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang di tandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit untuk bernapas. Selain itu, penderita penyakit asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk, dan mengi.

Penyakit Asma Dan PengobatannyaMeskipun penyebab penyakit asma ini belum diketahui secara jelas, namun ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya asma yaitu seperti asap rokok, debu, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, dan infeksi virus. Bagi yang memiliki penyakit asma, pasti saluran pernapasan nya lebih sensitif di bandingkan dengan orang yang tidak memiliki penyakit asma.

Karena Jika paru-paru teriritasi oleh pemicu di atas, maka otot-otot saluran pernapasan asma akan menjadi kanker dan membuat saluran tersebut menyempit. Penyakit asma juga akan terjadi peningkatan produksi dahak yang menjadikan bernapas menjadi semakin sulit dilakukan.

Gejala penyakit asma

Tingkat keparahan gejala asma bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang parah sekaligus. Dengan memburuknya gejala biasanya akan terjadi pada malam hari atau dini hari. Hal ini membuat penderita sulit sekali untuk tidur dan kebutuhan akan inhaler semakin sering. Bukan hanya itu, memburuknya gejala ini juga bisa di picu oleh reaksi alergi atau aktivitas fisik.

Selain sulit bernapas, sesak dada, dan mengi yang memburuk secara signifikan, tanda-tanda lain serangan asma parah dapat meliputi :

  • Denyut jantung meningkat
  • Bibir dan jari-jari yang terlihat biru
  • Merasa pusing, lelah, atau mengantuk
  • Adanya penurunan arus puncak ekspirasi
  • Sulit berbicara, makan, atau tidur akibat sulit bernapas
  • Inhaler pereda yang tidak ampuh lagi dalam mengatasi gejala
  • Gejala batuk, mengi dan sesak di dada semakin parah dan sering terjadi

Bagi penderita penyakit asma jangan abaikan tanda-tanda serangan asma di atas, harus segera diobati secepatnya jika tidak mau menjadi lebih parah.

Penyebab penyakit asma

Penyebab asma masih belum diketahui, meski begitu ada beberapa hal yang dapat memicu kemunculan gejala penyakit asma ini, diantaranya

  • Aktivitas fisik, seperti olahraga
  • Alergen atau alergi terhadap bulu hewan, tungau debu, dan serbuk bunga
  • stres
  • Alergi makanan, seperti kacang-kacangan
  • Kondisi interior ruangan yang lembap, berjamur dan berdebu
  • Infeksi paru-paru dan saluran pernapasan yang biasa menyerang saluran pernapasan bagian atau seperti flu
  • Paparan zat di udara, seperti asap rokok, asap kimia, dan polusi udara
  • Faktor cuaca, misalnya cuaca dingin, cuaca berangin, cuaca panas yang di sertai dengan kualitas udara yang buruk, cuaca lembap, dan perubahan suhu yang drastis
  • Emosi berlebihan, Misalnya kesedihan yang teramat dalam, marah berlebihan, dan tertawa terbahak-bahak.
  • Obat-obatan, seperti obat pereda nyeri anti-infalamasi nonsteroid (aspirin, naproxen dan ibuprofen) dan obat yang menghambat beta (biasanya diberikan pada penderita gangguan jantung atau hipertensi.
  • Makanan dan minuman, misalnya selai, udang, makanan olahan, makanan siap saju, minuman kemasan sari buah, bir, dan wine
  • Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau penyakit asam lambung kembali naik ke kerongkongan sehingga mengiritasi saluran cerna bagian atas

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui apa yang kerap memicu terjadinya penyakit asma. Setelah mengetahuinya, hindari hal tersebut karena itu semua merupakan cara terbaik bagi anda untuk mencegah terjadinya serangan asma.

Pengobatan Penyakit Asma

Ada dua tujuan dalam pengobatan penyakit asma, yaitu meredakan gejala dan mencegah gejala nya kambuh. Untuk mendukung tujuan tersebut, perlukan rencana pengobatan yang sesuai dengan kondisi sekarang. Rencana pengobatan meliputi cara mengenali gejala yang memburuk serta obat-obatan apa yang harus digunakan.

Penting sekali bagi penderita asma untuk mengenali hal-hal yang dapat memicu asma mereka agar dapat menghindari. Jika gejala asma muncul, obat yang biasa direkomendasikan adalah inhales pereda saja.

Jika terjadi serangan asma dengan gejala yang terus memburuk meskipun sudah ditangani dengan inhaler atau obat-obatan lainnya, Maka penderita asma harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit. Meskipun jarang terjadi, serangan asma bisa saja membahayakan nyawa. Bagi penderita asma kronis, peradangan pada saluran napas yang sudah berlangsung lama dan berulang-ulang bisa menyebabkan penyempitan permanen

Sekian informasi tentang Penyakit Asma Dan Cara Pengobatannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan baru bagi anda semua. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *